SUMPAH YANG MENJADI LENTERA: ENAM PPPK MENGUATKAN BARISAN PENGABDIAN DI PENGADILAN AGAMA DATARAN HUNIPOPU

Waipirit, 28 Agustus 2025 – Suasana khidmat menyelimuti ruang sidang utama Pengadilan Agama Dataran Hunipopu pada Kamis (28/08), ketika enam Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) resmi diambil sumpahnya. Prosesi sakral ini dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Agama Dataran Hunipopu, Alamsyah, S.H.I., M.H., yang bertindak selaku pengambil sumpah.
Pengambilan sumpah bukan sekadar rangkaian seremonial, melainkan ikrar yang meneguhkan janji pengabdian kepada bangsa, negara, dan masyarakat, melalui jalur pengabdian di lembaga peradilan. Di hadapan Al-Qur’an yang menjadi saksi, keenam PPPK itu meneguhkan hati dan lisan untuk setia mengemban tugas, bagaikan menanam benih integritas yang kelak tumbuh menjadi pohon pengabdian.
Adapun keenam PPPK yang dilantik yakni:
- Ngateman : Operator Layanan Operasional
- Hambali Difinubun : Operator Layanan Operasional
- Moh. Syarif Ibrahim : Operator Layanan Operasional
- Firman Saputra, S.H. : Penata Layanan Operasional
- Syaad M. Difinubun, S.Sos. : Penata Layanan Operasional
- Sadam Husain Lacesmas, S.H. : Penata Layanan Operasional
Dalam sambutannya, YM Alamsyah, S.H.I., M.H. menyampaikan bahwa sumpah jabatan merupakan amanah yang berat sekaligus mulia. “Sumpah yang baru saja diucapkan bukan hanya didengar oleh manusia, tetapi juga dicatat oleh Tuhan. Oleh karena itu, jagalah kejujuran, integritas, dan dedikasi dalam setiap langkah pengabdian. Sebab, lembaga peradilan adalah wajah keadilan itu sendiri,” ungkap beliau.
Ruang sidang utama yang biasanya menjadi arena pencarian keadilan, hari itu menjelma menjadi ruang sakral pengabdian. Kehadiran Wakil Ketua, para Hakim, Panitera, Sekretaris, pejabat struktural dan fungsional, dan seluruh aparatur Pengadilan Agama Dataran Hunipopu, serta keluarga yang turut menyaksikan memberikan nuansa haru dan kebanggaan. Layaknya fajar yang menyingsing di ufuk timur, kehadiran enam PPPK baru diharapkan menjadi cahaya baru yang menguatkan barisan aparatur Pengadilan Agama Dataran Hunipopu.

Prosesi ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan dan kelapangan jalan bagi para PPPK dalam menjalani tugas. Sebab, pengabdian di lembaga peradilan bukanlah jalan yang singkat, tetapi perjalanan panjang yang memerlukan kesabaran, keikhlasan, dan komitmen.
Dengan resmi diambil sumpahnya enam PPPK ini, Pengadilan Agama Dataran Hunipopu meneguhkan kembali komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan publik. Enam insan pengabdian tersebut kini resmi menjadi bagian dari “tangan-tangan keadilan” yang akan menguatkan pelayanan dan menjaga marwah lembaga peradilan agama.

